Ads 468x60px

Social Icons

Featured Posts

Latest Post
Tampilkan postingan dengan label ENGINEER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ENGINEER. Tampilkan semua postingan

Titanic Akan Berlayar Kembali

Titanic, kapal pesiar super mewah yang legendaris itu akan berlayar kembali. Clive Palmer, seorang milyuner tambang asal Australia, adalah penggagasnya. Ia memiliki rencana untuk membuat replika dari kapal Titanic dan menamainya Titanic II.
Titanic II dijadwalkan akan mulai berlayar pada akhir tahun 2016. Keistimewaan dari Titanic II adalah ia akan memiliki desain interior yang sama persis dengan pendahulunya, hal ini dilakukan agar penumpang dapat merasakan seolah-olah berada pada kapal Titanic yang sesungguhnya. Titanic II mampu mengangkut 2435 penumpang dan 900 kru. Kapal yang berada dibawah bendera Blue Star Line ini akan dibangun di CSC Jinling Shipyard Cina dengan perkiraan biaya sebesar 400 Juta dollar. Palmer mengatakan bahwa sudah ada 40.000 orang yang menyatakan berminat untuk mengikuti pelayaran perdana Titanic II padahal kapasitas Titanic II sendiri hanya 2435 penumpang. Bahkan ada 16 orang yang menyatakan mau membayar hingga 1 juta dollar hanya untuk ikut pelayaran perdana tersebut. Berikut adalah tampilan Titanic II kelak berdasarkan simulasi komputer.










ini dulu aja ya infonya. Buat para calon crew kapal "hati-hati dengan mitos nama TITANIC" hehehe semoga bermanfaat.

Konsep Kapal Masa Depan yang Ramah Lingkungan

1.  Maersk’s Triple E-Vessels
Ketika Kapal Maersk’s Triple E-Vessels diproduksi dan dipasarkan di dunia, maka kapal ini akan menjadi kapal kontainer terbesar di dunia, yang menggunakan teknologi ramah lingkungan terbaik dengan ukuran yang super besar. Kapal raksasa ramah lingkungan ini diyakini akan merevolusi industri perkapalan, terutama kapal barang / kapal kargo.

2.  NYK’s Eco Ship 2030
Kapal NYK Eco 2030 adalah sebuah konsep kapal yang berani, karena semua aspek atau bagian-bagian kapal pada biasanya akan diperbarui. Kapal ini menggunakan sumber energinya untuk bergerak yang berasal dari tenaga sel surya dan tenaga angin yaitu dengan menambahkan layar di kapal tersebut.
3.  STX Europe’s Eoseas
Kapal STX Europe Eoseas adalah kapal pesiar yang desainnya dibuat oleh STX Europe. Kapal ini akan menggunakan LNG-Diesel, Solar, dan energi angin untuk mengurangi tingkat konsumsi bahan bakar. Sumber energi yang digunakan kapal ini telah membuat penghematan bahan bakar minyak sebesar 50%.

4.  Eco Marine Power’s Wind-Solar Ship
Proyek Eco Marine Power’s Wind-Solar Ship telah dimuat dalam berita akhir-akhir ini. Kapal ini adalah kapal pertama yang menggunakan layar kaku dengan sel surya fotovoltaik yang juga untuk memanfaatkan energi matahari sebagi sumber energi kapal ini selain angin. Kapal laut ramah lingkungan dipastikan akan menjadi salah satu kapal masa depan yang paling menjanjikan.
5.  Shell’s FLNG
FLNG adalah singkatan dari Floating Liquefied Natural Gas (Gas Alam Cair Terapung) yang berarti sebuah bangunan yang menampung gas alam cair di lautan. Shell akan membangun dan mengembangkan fasilitas gas alam cair terapung ini yang kemungkinan akan selesai pada tahun 2017 mendatang. Hal ini akan menjadi yang pertama kalinya di dunia FLNG dan akan menjadi bangunan terapung yang terbesar dalam sejarah. Meskipun secara teknis Shell FLNG bukan kapal, namun bangunan terapung ini sangatlah penting mengingat minimnya lahan untuk tempat penyimpanan gas alam secara besar di daratan.

6.  Kawasaki Kisen’s Futuristic Car Carrier
Kapal ini adalah kapal kargo pengangkut mobil yang unik baik berupa desainnya maupun teknologi ramah lingkungannya. Pembuatan kapal ini bertujuan untuk memotong emisi gas karbon sebesar 40% dan mampu digunakan untuk membawa 2.000 buah mobil.

7.  DNV’s Ecorev
Sebuah konsep yang diluncurkan bersama oleh FKAB, TGE Marine, Cargotec, and MAN Diesel & Turbo (DNV), Ecore adalah Very Large Ore Carrier (VLOC) atau artinya adalah pembawa bijih yang sangat besar yang tidak hanya akan menurunkan biaya bahan bakar dan emisi tetapi juga meningkatkan efisiensi muatan.

8.  Wallenius Wilhelmsen Logistics’ E/S Orcelle
Wallenius Wilhelmsen Logistics’ E/S Orcelle adalah konsep kapal pertama di dunia yang sama sekali tidak mengeluarkan emisi gas karbon atau NOL EMISI! WoooW! Kapal E/S Orcelle masih dalam tahap pengembangan bersama konsep kapal Wallenius Wilhelmsen yang lainnya. Kapal ini kemungkinan akan dibangun dan dioperasikan kira-kira 20 tahun mendatang atau pada tahun 2020-an. Kapal ini diyakini akan menyingkirkan kapal kapal beremisi tinggi dengan teknologi energi sumber daya alam terbarukan yang dimiliki kapal ini.

9.  DNV’s Triality
DNV’s Triality adalah kapal ramah lingkungan Very Large Crude Carrier (VLCC) atau artinya adalah pembawa minyak mentah paling besar. Kapal ini nantinya akan mengeluarkan 34% lebih sedikit karbon diokasida. Konsep Kapal DNV Triality akan menggunakan mesin bakar ganda berkecepatan lambat dan tidak memerlukan air sebagai pemberat.

10. Sauter Carbon Offset Design (SCOD)’s Green Tanker
Sauter Carbon Offset Design Green Tanker adalah konsep kapal tanker yang unik dan bertujuan untuk menurunkan emisi gas rumah kaca yang berbahaya hingga 75%! WoooW! Kapal kargo ini akan memanfaatkan Liquefied Natural Gas (LNG) atau gas alam cair, layar, dan energi surya sebagai sumber bahan bakar. Kapal ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang dalam hal efisiensi biaya dan utilitas.

Mesin Frais ( Milling Machine )


Pengertian
Mesin freis adalah suatu mesin yang digunakan untuk mengerjakan/menyelesaikan suatu benda kerja dengan mempergunakan pisau freis ( cutter ) sebagai pahat penyayat yang berputar pada sumbu mesin.
Mesin freis termasuk salah satu mesin yang gerak utamanya berputar, di mana pahat potong (pisau freis) dipasang pada spindel. Spindel ini dapat berputar serah jarum jam ( clock wise ) atau berlawanan arah jarum jam ( counter clock wise ) disesuaikan dengan arah mata potong dari pisau freis, sedang putarannya dapat diatur sesuai dengan kebutuhan dengan menggunakan rumus yang telah disediakan.
Umumnya mesin freis digunakan untuk meratakan permukaan, membuat alur, membuat roda gigi, membuat benda kerja yang mempunyai segi banyak beraturan, membuat profil dan bentuk yang tak beraturan dan lain sebagainya.
Prinsip kerja mesin freis adalah alat potong ( cutter ) mempunyai gerak putar, sedangkan benda kerja yang terpasang pada meja mempunyai gerak mendatar, tegak, atau berputar secara lambat (sesuai dengan kecepatan pemakanan).


Bagian-Bagian Mesin Frais


Macam-Macam Mesin Frais

Mesin Frais Horizontal
Mesin ini dibentuk sedemikian rupa sehingga meja kerja dapat digerakkan longitudinal maju mundur, secara manual maupun otomatis. Kedudukan sumbunya (spindel) kearah datar (horizontal).
Mesin frais horizontal, alasnya (base) dari besi tuang kelabu, yang mendukung seluruh komponen dan dibaut fondasi serta berfungsi untuk menampung cairan pendingin yang mengalir ke bawah, dimana di dalam kolom (coulumn) terdapat mesin pompa yang memompa cairan tersebut untuk kemudian disirkualsi lagi ke atas meja (table).
Pada bagian kolom yang mendukung seluruh rangka terdapat kotak roda gigi kecepatan, motor dengan sabuk transmisi. Kolom ini adalah merupakan komponen utama mesin frais yang berbentuk box dimana lengan mesin (overarm) dan spindel tempat memasang poros arbor.


Mesin Frais Vertikal
Sesuai dengan namanya, yang dimaksud vertical sebenarnya adalah poros spindelnya yang dikonstruksikan dalam posisi tegak. Semua bagian yang terdapat pada mesin frais tegak sama seperti pada mesin frais horizontal hanya saja posisi spindelnya tegak.
Kepala mesin yang tegak dapatdiputar kekiri atau ke kanan serta dapat digerakkan naik, sehingga mesin dapat digunakan untuk membuat benda kerja yang tidak dapat dilakukan dengan mesin freis datar. Mesin freis jenis sangat sesuai untuk membuat bentuk alur alur ekor burung (dovetail ), alur tanpa ujung (blind slot), alur T.


Mesin Frais Universal
Konstruksi mesin freis universal tidak berbeda dengan mesin freis datar, perbedaannya hanya terletak pada mejanya. Meja mesin dapat digeser (diputar) sehingga membentuk sudut (swivel), disamping dapat bergerak mendatar dan tegak. Oleh karena itu mesin freis universal sering digunakan untuk membuat benda kerja roda gigi spiral (heliks). Sumbu utama (spindel) gaungan bidang vertikal & horizontal.
Jadi frais universal adalah salah satu jenis mesin frais yang dapat digunakan pada posisi tegak (vertical) dan mendatar (horizontal) dan memilki meja yang dapat digeser/diputar pada kapasitas tertentu.


Perlengkapan Mesin Frais
Ragum
Benda kerja yang akan dikerjakan dengan mesin frais harus dijepit dengan kuat agar posisinya tidak berubah waktu difrais. Berdasarkan gerakannya ragum dibagi menjadi 3 jenis, antara lain: ragum biasa, ragum berputar, dan ragum universal.
Ragum Biasa
Ragum biasa digunakan untuk menjepit benda kerja yang bentuknya sederhana dan biasanya hanya digunakan untuk mengefrais bidang datar saja. Bagian bawah ragum dapat disetel posisinya sesuiai dengan posisi benda kerja yang akan difrais. Bila sudah sesuai baru kemudian diikat kuat dengan mur baut ke meja mesin freis. Adanya ikatan ini diharapkan benda kerja tidak akan mengalamai perubahan posisi saat dikerjakan dengan mesin frais.
Ragum Berputar
Ragum ini digunakan untuk menjepit benda kerja yang harus membentuk sudut terhadap spindle. Bentuk ragum ini sama dengan ragum biasa tetapi pada bagaian bawahnya terdapat alas yang dapat diputar hingga sudut 360°. Ragum ini juga diletakkan di atas meja mesin frais secara horizontal yang diikat dengan mur baut dengan kuat. Bagian tengahnya terdapat skala nonius yang dapat digunakan untuk menentukan sudut putaran yang dikehendaki.

Ragum Universal
Ragum ini mempunyai dua sumbu perputaran, sehingga dapat diatur letaknya baik secara horizontal maupun vertikal. Ragum universal dapat mengatur sudut benda kerja yang akan dikerjakan dalam berbagai posisi. Sehingga pegerjaan benda kerja dapat dari arah vertical maupun horizontal. 

Deviding Head (Kepala Pembagi)
Kepala pembagi adalah peralatan mesin frais yang digunakan untuk membentuk segi beraturan pada poros yang panjang. Pada peralatan ini biasanya dilengkapi dengan plat pembagi yang berfungsi untuk membantu pembagian yang tidak dapat dilakukan dengan pembagian langsung.


Alat ini sangat penting, khususnya diwaktu membuat suatu segi yang sama sisi pada suatu batang atau benda yang berbentuk bulat.atau yang lainnya (tidak harus bulat), misalnya segi 4, 6, 8, 10, 12 dan seterusnya. Diadalam alat ini terdapat hubungan antara roda gigi cacing dengan poros ulir cacing. Jumlah gigi pada roda gigi cacing biasanya 40 buah. Jadi perbandingan putaran antara poros dengan roda cacing adalah 40 : 1, maksudnya apabila  poros diputar 40 kali putaran, maka roda gigi cacing akan berputar 1 kali. Dengan demikian bila poros ulir cacing diputar 1 kali, maka benda kerja akan berputar 1/40 putaran. Pada poros berulir ini dipasang piring pembagi (plat index) yang mempunyai lubang-lubang kecil dengan jumlah banyak. Tetapi kedudukan lubang-lubang ini beraturan menurut garis lingkaran, dan pada tiap-tiap garis lingkaran lubang ditandai dengan tulisan angka-angka, misalnya 12, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21 dan seterusnya; di mana angka-angka tersebut menunjukkan jumlah lubang-lubang pada garis lingkaran tersebut.
Selain itu, pada ujung poros dipasang suatu batang pemutar (engkol) dan sepasang kaki jangka. Pada ujung batang pemutar dipasang pin yang berpegas, di mana ujung pin tersebut akan masuk pada lubang yang terdapat pada piring pembagi jika kedudukannya tepat. Batang pemutar dapat diatur kedudukannya sehingga ujung pin akan masuk pada lubang yang terdapat pada garis lingkaran yang dikehendaki, sedangkan kaki jangka gunanya untuk menentukan jumlah lubang yangharus ditambahkan dan kedudukan pin. Contoh 1: Jika kita akan membuat/mengefreis suatu benda bulat menjadi 8 bagian yang sama panjang sisinya, maka batang pemutar harus diputar 40 : 8 = 5 untuk setiap pergantian pengefresian. Karena hasilnya genap, maka ujung pin dapat ditempatkan di mana saja asalkan setelah diputar 5 kali, pin harus ditempatkan kembali pada tempat semula. Contoh II:
Jika batang tersebut akan difreis menjadi 15 bagian yang sama, maka caranya adalah:
Ø  Batang tersebut harus diputar 40 : 15 = 2 2/3, artinya pergantian pengefreisan adalah 2 putaran ditambah 2/3 putaran.
Ø  Carilah piring pembagi yang mepunyai lubang kelipatan dari 3, misalnya 21. Kemudian ujung pin pada batang pemutar masuk ke lubang yang terdapat garis lingkaran yang berangka 21 (mempunyai lubang 21 buah).
Ø  2/3 putaran = 2/3 x 21 = 14 bagian, 14 lubang.
Ø  Dengan demikian batang pemutar untuk satu pengefreisan haruas diputar sebanyak 2 putaran ditambah 14 lubang.
Ø  Jadi 40/15 = 2 2/3 = 2 14/21 Þ artinya 2 putaran engkol + 14 lubang pada pelat pembagi yang mempunyai jumlah lubang 21
Agar penambahan 14 lubang (kelebihan putaran) tidak selalu dihitung atau tidak terjadi kekeliruan setiap pergantian bagian yang difreis, maka jangka diatur sehingga jarak kedua kaki menjadi 14 lubang. Sehingga setiap pergantian bagian yang difreis, kaki jangka ini diputar sehingga kedudukan pin selalu tetap pada jarak putaran yang telah ditentukan.

Kepala Lepas (Tail Stock)

 Kepala lepas digunakan untuk menyangga benda kerja yang dikerjakan dengan dividing head. Sehingga waktu disayat benda kerja tidak terangkat atau tertekan ke bawah.



Arbor
Pisau pada mesin frais horizontal dipasang pada arbor yang posisinya diatur dengan pemasangan ring arbornya. Arbor jenis ini biasanya digunakan untuk mesin frais horisontal saja. Alat ini ini bentuknya bulat panjang dan sepanjang badannya beralur untuk pasak. Bagian ujung berbentuk tirus dan ujung lainnya berulir. Poros freis dilengkapi dengan cincin-cincin (collar) dan terpasang pada badang poros. Cincin ini berfungsi sebagai pengunci/pengikat pisau freis yang terpasang diantara cincin-cincin tersebut. U mumnya pisau freis yang terpasang berbentuk panjang dan ditengahnya berlubang dan beralur untuk pasak, misalnya Plain Mill Cutter , pisau freis roda gigi, atau yang lainnya.

Stub Adaptor

Bagian ini adalah tempat dudukan (pengikatan) cutter sebelum dipasang pada sarung tirus pada sumbu utama. Dipasang pada mesin freis tegak, Alat ini digunakan untuk memegang pisau freis yang pendek dan berlubang serta beralur misalnya Face Mill Cutter .

Kolet


Kolet adalah alat penjepit pisau freis yang bertangkai tirus/lurus. Bentuk alat ini bermacam-macam, tetapi prinsip kerjanya sama yaitu untuk memegang pisau freis yang berbentuk jari (End Mill Cutter).




Macam-Macam Pisau Frais
Alat potong yang digunakan pada waktu mengefreis ialah pisau freis. Umumnya bentuk pisau freis bulat panjang dan disekililingnya bergerigi yang beralur. Pada lubangnya tedapat alur untuk kedudukan pasak agar pisau freis tidak ikut berputar. Bahan pisau freis umumnya terbuat dari HSS, atau Karbida.

Cutter Mantel
Cutter jenis ini dipakai untuk mesin frais horizontal.


                     Cutter Alur Cutter
Digunakan untuk membuat alur-alur pada batang atau permukaan benda lainnya.





Cutter Modul
Cutter ini dalam satu set terdapat 8 buah. Cutter ini dipakai untuk membuat roda-roda gigi.
Cutter Radius Cekung
Cutter ini dipakai untuk membuat benda kerja yang bentuknya memiliki radius dalam (cekung)
            Cutter Radius Cembung
Cutter ini dipakai untuk membuat benda kerja yang bentuknya memiliki radius luar (cembung)


            Cutter Alur T
Alat ini hanya digunakan untuk untuk membuat alur berbentuk “T” seperti halnya pada meja mesin frais.





Cutter Ekor Burung
Cutter ini dipakai untuk membuat alur ekor burung. Cutter ini sudut kemiringannya terletak pada sudut-sudut istimewa yaitu : 30º, 45º, 60º

Cutter Endmill
Ukuran cutter ini sangat bervariasi mulai ukuran kecil sampai ukuran besar. Cutter ini biasanya dipakai untuk membuat alur pasak dan ini hanya dapat dipasang pada mesin frais vertical.





Kecepatan Potong (Cutting Speed)
Yang dimaksud dengan kecepatan potong (CS) adalah kemampuan alat potong menyayat bahan dengan aman menghasilkan tatal dalam satuan panjang /waktu (m/menit atau feet/menit). Pada gerak putar seperti mesin frais, kecepatan potong (CS) adalah keliling kali putaran atau π . d . n; di mana π adalah nilai konstansta 22/7= 3.14; d adalah diameter pisau dalam satuan milimeter dan n adalah kecepatan putaran pisau dalam satuan putaran/menit (rpm). Karena nilai kecepatan potong untuk setiap jenis bahan sudah ditetapkan secara baku (Tabel 6), maka komponen yang bisa diatur dalam proses penyayatan adalah putaran mesin/pisau. Dengan demikian rumus untuk menghitung putaran menjadi:






Karena satuan Cs dalam meter/menit sedangkan satuan diameter pisau/benda kerja dalam millimeter, maka rumus menjadi :







Dalam menentukan besarnya kecepatan potong dan putaran mesin, selain dapat dihitung dengan rumus diatas juga dapat dicari pada tabel kecepatan potong pembubutan (lihat tabel) yang hasil pembacaannya mendekati dengan angka hasil perhitungan.


Tabel Kecepatan Potong Untuk Beberapa Jenis Bahan




 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Fadly Bachtiar - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger